topbella

Senin, 11 Juli 2011

Bab 5


PENUTUP


5.1                    Kesimpulan
Peranan komputer sangat berpengaruh kepada peningkatan kinerja staff yang diharapkan dapat membantu pekerjaan dalam proses entry dan pembuatan laporan. Setelah penulis melakukan riset dan merancang sistem informasi Perumahan Pesanggrahan Maruyung Mas Depok, maka penulis dapat mengambil kesimpulan, diantaranya :

1.    Karena belum menggunakan sistem komputerisasi, maka sistem yang ada pada Perumahan Pesanggrahan Maruyung Mas Depok belum digunakan secara optimal. Dengan sistem informasi yang sudah dibuat diharapkan dapat mengoptimalkan penggunakan komputer agar meningkatkan kinerja pegawai khususnya bagian administrasi.

2.    Dalam proses penyimpanan data belum dilakukan secara efektif dan efisien. Dengan menggunakan sistem informasi yang menggunakan database yang dapat menampung data lebih banyak diharapkan dalam penyimpanan data dapat dilakukan secara efektif dan efisien agar dengan mudah dicari apabila suatu hari dibutuhkan.

3.    Belum adanya sistem pengolahan data yang sempurna pada Perumahan Pesanggrahan Maruyung Mas Depok. Dengan menggunakan sistem informasi yang telah dirancang maka diharapkan dalam pengolahan data dapat dilakukan secara sempurna agar dalam pengolahan data tidak terjadi kesalahan.

Selasa, 21 Juni 2011

bab 4

BAB IV

IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN


4.1                   Implementasi Perangkat Keras dan Perangkat Lunak
Tujuan dari tahap implementasi ini adalah untuk memastikan perangkat lunak yang dibuat dapat bekerja secara efektif sesuai dengan yang diharapkan dalam membantu menyelesaikan masalah pada Perumahan Pesanggrahan Maruyung Mas Depok.
4.2.1        Implementasi Perangkat Keras
Dalam penyesaian masalah pada Perumahan Pesanggrahan Maruyung Mas Depok, spesifikasi perangkat keras yang digynakan penulis adalah :
1.             Prosessor       : Intel®  Atom™ CPU 1,66GHz
2.             Memory         : 1 GB
3.             Hard disk      : 250 GB
4.             VGA Card    : GMA 3150
5.             Monitor         : 10”
6.             Keyboard dan Mouse

1.1.2         Lingkungan Perangkat Lunak
Perangkat keras yang digunakan penulis dalam perancangan sistem informasi aplikasi ini adalah sebagai berikut :
1.             Sistem Operasi     : Microsoft Windows XP Profesional SP2
2.             Server
a)        Web Server : Apache Web Server Versi 1.3.23
b)        Database Server : MySQL Server Versi 3.23.48
3.           Web Editor                  : Borland Delphi 7
4.           Web Browser               : Mozilla FireFox
5.           Software Permodelan    : StarUML 5.0

4.2                   Implementasi Sistem Informasi Untuk Penjualan Perumahan
                        Sistem informasi untuk penjualan yang dibangun akan mengacu pada permodelan yang telah dibuat dengan menggunakan UML pada bab sebelumnya. Dalam membahas implementasi dari sistem ini, penulis mengacu pada use case diagram yang telah dibuat pada perancangan sistem.


4.2.1         Implementasi Use Case Login
Halaman utama yang terdapat pada sistem informasi penjualan untuk masuk ke menu utama adalah form login, dimana proses login ini yang akan mem-validasi data user name dan password yang menuju ke halaman Menu Utama.

BAB 3 part 2


3.1     Tahap Perancangan Sistem
Perancangan sistem adalah dasar dari pembuatan suatu sistem yang nantinya akan menghasilkan program atau aplikasi yang sesuai dengan keinginan atau kebutuhan dari pengguna ( user ). Untuk membuat suatu sistem yang sesuai kebutuhan dari pengguna memerlukan tahap – tahapan. Tahapan dalam perencanaan sistem di bagi menjadi 3 tahapan, yaitu :
1.      Tahapan analisis, bertujuan untuk memahami masalah.
2.      Tahapan desain, bertujuan untuk memahami pemecahan masalah yang didapat pada tahap analisis melalui permodelan.
3.      Tahap implementasi, bertujuan untuk menerapkan permodelan yang telah dibuat menjadi sistem aplikasi yang sesungguhnya.
Gabungan dari tahap analisis dan desain biasanya disebut sebagai perancangan sistem. Bab ini akan menjelaskan tentang perancangan sistem informasi penjualan perumahan dengan menggunakan Delphi.

3.2.1                 Analisis Sistem
Analisis sistem bertujuan untuk memahami masalah yang sedang dihadapi dengan sistem yang ada saat ini, sehingga dapat mengetahui masalah yang ada dan dapat menyelasaikan atau mengurangi masalah yang ada. Analisis sistem juga bertujuan untuk memeriksa apa yang harus dipenuhi dari program yang akan dibuat.


3.2.2                 Analisis Permasalahan
Masalah adalah suatu pertanyaan yang akan diselesaikan agar tujuan dari pembuatan sistem tercapai secara maksimal. Munculnya masalah karena tidak berjalannya proses bisbnis secara efektif dan efisien.
Proses bisnis dapat diartikan suatu kumpulan pekerjaan yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu. Dalam pembahasan ini akan membahas sebagaian dari proses bisnis yang berkaitan dengan penjualan perumahan.
Beberapa permasalahan yang ada pada proses bisnis sekarang ini adalah :
a.         Data konsumen masih tersimpan dalam buku tamu
b.         Sering terjadinya kehilangan data konsumen
c.         Data tidak diperbaruhi secara berkesinambungan sehingga menimbulkan suatu data menjadi tidak efektif dan efisien.


3.2.3                 Analisis Kebutuhan Sistem
Analisis kebutuhan sistem dilakukan untuk memberikan gambaran keluaran program atau aplikasi yang akan di rancang. Berdasarkan analisis permasalahan yang dilakukan, maka sistem yang akan dirancang diharapkan mampu menyelesaikan atau mengurangi masalah yang ada dari analisis permasalahan.
Sistem yang dibuat bersifat intern, maksudnya sistem yang dibuat hanya digunakan untuk kalangan tertentu. Untuk sementara ini, yang ditargetkan menggunakan sistem adalah bagian administrator atau staff Perumahan Pesanggrahan Maruyung Mas Depok.
3.2     Metodologi Pemodelan
Permodelan adalah proses merancang sebelum melakukan pengkodean ( coding ). Dalam membuat program sistem informasi penjualan perumahaan, penulis menggunakan pemodelan sistem dengan pemodelan UML ( Unified Modelling Language ).  Alasan penulis menggunakan pemodelan UML karena UML adalah bahasa spesifikasi standar untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat lunak.
Pemodelan sistem secara umum akan digambarkan dalam use case diagram, dan untuk masing – masing use case akan dijelaskan dengan activity diagram, class diagram, dan sequence diagram.

BAB 3


3.1.1    Sejarah Singkat Perusahaan           
Perumahan Pesanggrahan Maruyung Mas tidak terlepas dari keberadaan PT. Bumi Cikarindo Pratama. PT. Bumi Cikarindo Pratama   berdiri sejak tanggal 25 Juli 1994, beralamat di Jl.Masjid 1 No. 2 Cinere - Depok, Indonesia dan memiliki beberapa perumahan yang di kembangkan di daerah sawangan, depok, dan sekitarnya.
PT. Bumi Cikarindo Pratama merupakan perusahaan perdagangan umum dan developer yang bergerak dibidang property, pembangunan realestate dan pemasaran rumah. Perusahaan yang dibagun berdasarkan surat izin usaha Nomor : 503/520/kpts/SITU/IK/Perindag/2005.
Perumahan Pesanggrahan Maruyung Mas Depok adalah perumhaan yang berada di daerah depok. Depok adalah salah satu daerah penyangga ibukota dan merupakan kawasan stategis yang memudahkan aktivitas masyarakat.Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal. Dan diperkirakan beberapa tahun kedepan Depok dapat berkembang menjadi kawasan kota padat sehingga berimbas pada meningkatnya kebutuhan tempat tinggal yang nyaman.
Perumahan Pesanggrahan Maruyung Mas Depok didukung oleh staf yang profesional dan berpengalaman dibidangnya yang memiliki komitmen, keahlian dan penguasaan lapangan dalam mengelola proyek.

3.1.2     Visi
Berusaha menjadi perusahaan pengembang perumahan
yang senantiasa mampu bersaing dan tumbuh berkembang dengan sehat, menbangun perumahan yang nyaman di pinggiran Jakarta.
3.1.3     Misi
1.   Menghasilkan laba yang pantas untuk mendukung pengembangan perusahaan.
2.   Menjalin kemitraan kerja sama dengan perusahaan pengembang perumahan yang saling menguntungkan.
3.   Memberikan perhatian yang tulus kepada masyarakat melalui pembangunan rumah yang strategis, harga terjangkau dan lingkungan yang nyaman.

Kamis, 19 Mei 2011

teori - teori khusus 2


Konsep Dasar MySQL
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.
MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query Language).
SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Keandalan suatu sistem database (DBMS) dapat diketahui dari cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah-perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dari PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.
Keistimewaan MySQL
1.      Portabilitas
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
2.      Open Source
MySQL didistribusikan secara open source, dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara cuma-cuma.
3.      Multiuser
MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
4.      Performance tuning
MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.

5.      Jenis Kolom
MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
6.      Perintah dan Fungsi
MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam perintah (query).
7.      Keamanan
MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.
8.      Skalabilitas dan Pembatasan
MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris. Selain itu batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
9.      Konektivitas
MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
10.  Lokalisasi
MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski pun demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya.
11.  Antar Muka
MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
12.  Klien dan Peralatan
MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool)yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online.
13.  Struktur tabel
MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.

About Me